Permohonan si Kaya dan si Miskin

15 Apr 2013

Bismillahirr Rahmanirr Rahim

Nabi Musa a.s. memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan juga ada yang miskin.

Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa a.s. Ia begitu miskinnya pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu. Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa a.s.,

“Yaa Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah s.w.t. permohonanku ini agar Allah s.w.t. menjadikan aku orang yang kaya. ” Nabi Musa a.s. tersenyum dan berkata kepada orang itu, “Saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah s.w.t.”.

Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata, “Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja”!. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya.

Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa a.s.. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa a.s.,

“Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah s.w.t. permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu.” Nabi Musa a.s.pun tersenyum, lalu ia berkata, “Wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah s.w.t.”.

“Yaa Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Allah s.w.t.? Allah s.w.t. telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat, telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah s.w.t. telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya”, jawab si kaya itu. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya.

Kemudian yang terjadi adalah si kaya itu semakin Allah s.w.t. tambah kekayaannya karena ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah s.w.t. mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua kerana ia tidak mau bersyukur kepada Allah s.w.t.

Semoga kisah ini menjadi bahan renungan untuk kita semua, agar kita selalu bersyukur kepada Allah SWT, walaupun kita tidak berharta tapi kondisi fisik kita sehat jasmani dan rohani. Itu semua sudah menjadikan kita kaya. Dan yang paling mudah untuk mengucapkan rasa syukur yaitu dengan membaca Hamdalah Alhamdu lillaahi rabbil aalamiin Segala Puji bagi Allah Tuhan Penguasa alam semesta.

Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu (QS Ibrahim (14) : 7).

Semoga Bermanfaat


TAGS


-

Author

Follow Me