Cara Kerja DNS-Server

DNS (Domain Name System) adalah sebuah system yang mengubah nama host menjadi alamat IP, untuk semua komputer yang terhubung dengan internet. DNS juga dapat mengubah alamat IP menjadi nama host yang lebih dikenal dengan reverse.

Berikut adalah cara kerja DNS (nama domain ke alamat IP) :
Misalnya kita akan mencari alamat google.co.id, pada struktur DNS terdapat TLD (Top Level Domain) seperti com, org, edu,dll. Maka yang pertama kali dilakukan DNS adalah bertanya kepada TLD dimana server DNS yang melayani domain “.id”, kemudian dijawab misalnya ns1.id, dia bertanya pada ns1.id yang bertanggung jawab atas “.co.id” kemudian dijawab ns.co.id, setelah itu dia bertanya kepada ns.co.id tentang “google.co.id” lalu dijawab 216.239.61.104
Cara kerja DNS reverse (alamat IP ke nama domain) :
Untuk mengubah alamat IP ke nama domain ini kita melibatkan in-addr.arpa, yang perlu diingat disini adalah penulisan IP dengan urutan terbalik dibawah in-addr.arpa. Cara kerjanya sama dengan diatas, misal alamat IP 216.239.61.104 = cari server untuk arpa, kemudian cari server untuk in-addr.arpa, mencari server untuk 216.in-addr.arpa, mencari server untuk 239.216.in-addr.arpa, mencari server untuk 61.239.216.in-addr.arpa, mencari server untuk 104.61.239.216.in-addr.arpa (untuk pembalikan IP-nya memang bisa membingungkan.


2 Responses to “Cara Kerja DNS-Server”

  1. Konfigurasi DNS pada Debian « Code | Wongtops Says:

    [...] sekali sumber2 yang menerangkan tentang pengertian DNS ini., lo difinisinya coba aja buka di blog temenku atau di [...]

  2. vicke Says:

    Blognya temenmu apa?

Leave a Reply

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda
Filled Under: Linux